Permintaan Junior Global Bond BTN Oversubcribed 12,3 Kali
Ekbis KAMIS, 16 JANUARI 2020 , 22:23:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK
RMOLJatim. Minat investor global terhadap Junior (Tier 2 Capital) Global Bond atau Obligasi Subordinasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membludak. Dari hasil roadshow di Singapura dan Hongkong, penerbitan Junior Global Bond BTN meraih kelebihan permintaan atau oversubscribed hampir 12,3 kali.
Roadshow di dua kota dunia itu dilakukan Bank BTN bersama tiga Joint Lead Manager (JLM) yang terdiri dari HSBC, Citigroup, dan Standard Chartered. Dari target perolehan dana sebesar USD 300 juta, permintaan yang masuk mencapai sekitar USD 3,6 miliar.
"Investor global sangat tertarik untuk melakukan investasi di Indonesia. Ini terbukti pada saat kami menawarkan Global Bond yang baru pertama kali kita terbitkan memperoleh sambutan yang sangat baik bahkan mencapai 12,3 kali lipat dibandingkan dengan rencana size yang kami terbitkan," kata Direktur Utama Bank BTN, Pahala N. Mansury di Jakarta, Kamis (16/1), seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL.
Pahala menjelaskan, tingginya permintaan dari para investor global disebabkan kondisi ekonomi Indonesia yang dinilai mereka stabil. Di samping itu, ada beberapa faktor lain seperti kondisi makro ekonomi global yang membaik menyusul kesepakatan Amerika Serikat dan China mengenai perdagangan kedua negara.
"Faktor lain yang menarik adalah Bank BTN yang fokus pada sektor perumahan, KPR khususnya. Dengan jumlah backlog perumahan yang besar, tentu menjadi pasar yang menarik, di samping laporan keuangan BTN yang terus terjaga," ujar Pahala seraya menambahkan, tujuan dari penerbitan Junior Global Bond BTN adalah untuk memperkuat modal, mengantisipasi pertumbuhan di masa datang.
Komentar Pembaca
Belum Naik, Harga Elpiji 3 Kg Masih Dikaji
SABTU, 18 JANUARI 2020
Unusa Gelar Job Fair Alumni dan Mahasiswa
SABTU, 18 JANUARI 2020
Cukai Rokok Naik, Pemerintah Diminta Peduli Nasi ...
JUM'AT, 17 JANUARI 2020
Bulan K3, Pelindo III Gelar Donor Darah
JUM'AT, 17 JANUARI 2020
Helmy Yahya Dicopot, Empat Ribu Karyawan Layangk ...
JUM'AT, 17 JANUARI 2020
Pupuk Kaltim Pastikan Tak Ada Kelangkaan Di Jati ...
JUM'AT, 17 JANUARI 2020










